Kursi kursi tunggu di area stasiun dalam cakupan area
pelayanan Commuter Line perlahan berganti. Ya. Kursi tunggu berupa bangku
panjang yang di sebagian besar stasiun terbuat dari sisa batang rel... diganti
dengan bangku sandar yang terkesan moderen. Lebih Bagus dan Nyaman??? Jawabannya
adalah TIDAAAAKKKKK
Entah apa yang mendasari kebijakan ini, katanya awal awal cuma
akan diterapkan di stasiun transit macam Stasiun Manggarai. Ya alasannya karena
di stasiun transit orang hanya akan berhenti sebentar untuk kemudian
melanjutkan perjalanan dengan kereta relasi yang lain. Wooowww..... yakin cuman
sebentar???? Sayang tidak ada rekapitulasi laporan keterlambatan kereta yang
dipasang/ dimuat di website PT KCJ (krl.co.id) kalo ada
publik akan bisa menilai berapa persen kereta api yang tepat waktu, dan berapa
persen yang mengalami keterlambatan.
bangku sandar jemuran handuk saat akan dipasang di Stadela -
photo by Oni Kusuma - Group FB KRLMania
Seiring berjalannya waktu, akhirnya bangku bangku sandar
mirip jemuran handuk tersebut mewarnai hampir seluruh stasiun di area pelayanan
Commuter Line Jabodetabek. Lantas alasan apalagi yang dipakai? Katanya cuma buat
stasiun transit aja... ya akhirnya alasannya adalah karena jumlah penumpang
semakin banyak untuk mengatasi flow penumpang yang naik turun di peron
dilakukan dengan meminimalisir keberadaan bangku tunggu. Bangku lama yg panjang
dan terbuat dari besi bekas rel dimusnahkan, diganti dengan bangku sandar mirip
jemuran handuk.
photo dok KRLMania
Nyaman? Ah.... ya enggak lah... lebih nyaman duduk. Bukan
bersandar. Dan bersandar itupun yg bisa menikmati adalah orang dengan tinggi
normal. Anak anak ataupun orang dewasa yang bertubuh pendek tidak bisa
menggunakannya dengan nyaman.
photo dok KRL Mania
Pengalaman pribadi naik CL saat rush hour pulang kerja, dari
stasiun Cawang sudah dipastikan takkan mendapatkan tempat duduk, di dalem
berdesakan kegencet gencet. Berbaur dengan macam macam penumpang dengan aneka
bau. Sampe depok kepala bisa kliyengan. Bangku duduk pun jadi penyelamat dari
kepingsanan. Rehat sebentar sampai badan terasa enakan. Baru kemudian berlalu
meninggalkan stasiun. Sekarang pake bangku sandar jemuran handuk?? Ah berharap
sajalah KRL sepi penumpang, dan itu hal yang mustahil ada di rush hour.
Mau protes sebanyak jutaan tanda tangan pun, tak akan membatalkan
penggantian bangku tunggu stasiun jabodetabek dengan bangku sandar jemuran
handuk. Karena ini proyek pengadaan sudah diteken kontrak. Mengharapkan PT KCJ
mempertahankan bangku duduk pun gak mungkin, karena mereka berpikiran peron
harus luas. Karena penumpang banyak.
Padahal, ketimbang urusan jemuran handuk, ketepatan perka CL
haruslah diperbaiki. Keberangkatan dan kedatangan CL tepat waktu tentunya akan
mengurangi volume penumpang yang beraktivitas di peron. Ya. Demikianlah sekedar
keluh kesah penumpang KRL/ CL.
Untuk kondisi saat ini di saat perjalanan Commuter Line masih bermasalah ketepatan waktu dan masih banyaknya gangguan, jelas bangku klasik besi bekas rel lebih nyaman... nyamaaaaannn.....
photo by : Jarwo Wong - Group FB KRLMania
photo by : Wahyu Hardana - Group FB KRLMania